March 23, 2005

angin

angin berlari tanpa arah,
     membentur dinding dan berlari lagi tanpa lelah
menerpaku dalam lamunan,
     tidak menyapa dan berlalu begitu saja
melewati dedaunan pohon dan semak,
     tapi tidak menitipkan kata-kata
lalu kembali dan memelukku dengan dingin,
     tanpa kehangatan yang biasanya
mengapa malam ini begitu tidak bernyawa?          i miss u...

14 Maret 2005 23:13

the promise

the roads quite now, the city is resting
the breeze slowly whispering in the air
in the shadowed room we hold each other's hand
promising to each of our heart
that we'll be together ever since
.......................
tonight i promise
that i will always love you one and true
that i will take a good care of you
that i will be true to you no matter what
tonight, still i'm holding on the promise

dedicated to you, as remembrance of my promise to you. i still love you...

(inspired by a music titled The Promise, performed by Secret Garden from the album Once In A Red Moon)

dialog sebuah hati

.......
aku: "aku sayang dia dan aku takut kehilangan dia..."
aku: "ya. kamu harus mengerti, kalau hubungan kalian tidak direstui"
aku: "tapi aku sayang, sayang sekali sama dia, aku cinta dia"
aku: "apa kamu mengerti batasan-batasan dalam hubungan kalian?"
aku: "aku mengerti kalau kami tidak mungkin menjadi satu dalam ikatan cinta ini"
aku: "kamu ingat apa yang kamu katakan saat kamu memutuskan untuk mencintai dia?"
aku: "aku pernah bertanya kepada dia, apa saja yang dia harapkan dari aku"
aku: "dan kamu ingat apa jawabnya?"
aku: "ingat. dia bilang semuanya terserah aku, mau ke arah mana hubungan kami ini"
aku: "jadi apa keputusan kamu waktu dia berkata itu?"
aku: "aku berharap bisa membawa hubungan kami ke arah yang benar bukan saja baik"

March 22, 2005

antara kita ada dia (antara aku dan Tuhan)

hari ini, di kamar-ku aku sendiri
telanjang di depan mata-mu yang menatap tajam
tak ada tempat untuk aku bersembunyi
tak ada kain untuk menutup malu-ku
tak ada topeng untuk menutup wajah-ku

engkau tidak berkata dan diam dalam tatap
aku galau dalam salah dan lalai-ku
aku ingin berbohong tapi jujur yang ku-katakan
aku ingin membantah tapi bisu menjadi teman
tak berdaya dalam tatap-mu