angin berlari tanpa arah,
membentur dinding dan berlari lagi tanpa lelah
menerpaku dalam lamunan,
tidak menyapa dan berlalu begitu saja
melewati dedaunan pohon dan semak,
tapi tidak menitipkan kata-kata
lalu kembali dan memelukku dengan dingin,
tanpa kehangatan yang biasanya
mengapa malam ini begitu tidak bernyawa? i miss u...
14 Maret 2005 23:13
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment