March 23, 2005

angin

angin berlari tanpa arah,
     membentur dinding dan berlari lagi tanpa lelah
menerpaku dalam lamunan,
     tidak menyapa dan berlalu begitu saja
melewati dedaunan pohon dan semak,
     tapi tidak menitipkan kata-kata
lalu kembali dan memelukku dengan dingin,
     tanpa kehangatan yang biasanya
mengapa malam ini begitu tidak bernyawa?          i miss u...

14 Maret 2005 23:13

No comments: