nilai - hakim : penilaian - penghakiman
aku hanya orang yang mencoba tidak menghakimi perbuatan orang lain
(karena aku tahu bahwa hakim atas manusia cuma Sang Pencipta),
tapi apakah dengan memberi nilai aku sudah menghakimi orang lain?
aku menilai dia jahat, bukankah sama saja dengan menghakimi dia (jahat)?
aku menilai dia baik, bukankah sama saja dengan menghakimi dia baik (karena dia tidak jahat)?
aku bukan orang benar yang boleh tidak membenarkan orang lain,
aku bukan orang suci yang boleh menistakan orang lain,
aku bukan orang taqwa yang boleh dibandingkan dengan orang lain,
aku hanya orang yang mencoba tidak menghakimi perbuatan orang lain
(karena aku tahu bahwa hakim atas manusia cuma Sang Pencipta),
tapi apakah dengan memberi nilai aku sudah menghakimi orang lain?
sejauh apa penilaian itu dan sebatas apa penghakiman itu?
sebatas apa penilaian itu dan sejauh apa penghakiman itu?
sudah dua minggu berlalu dengan perasaan gundah, bukan karena aku benci
aku hanya marah karena aku lelah dengan begitu banyak penilaian (atau penghakiman?)
yang datang silih berganti, tentang aku; dia; kita; mereka; ...
bisakah kita berhenti menilai (atau menghakimi?) dan mulai melihat ke dalam diri
langit yang megah selalu bercermin di permukaan air kenapa kita tidak?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment