September 14, 2006

kehidupan

angin.. kutitipkan bait kepada semesta, bisikkan padanya bahwa aku menyayanginya
dan katakan padanya jangan mengiba ...
ceritakan,
bahwa setiap helai daun yang lahir dari dahanku, melindungimu (bumi) dari panas terik matahari yang membakar
bahwa setiap dahanku yang penuh daun, menyanyikan nina bobo untukmu (bumi) agar engkau terlelap
bahwa setiap cengkraman akar-akarku, memegangmu (bumi) supaya tidak larut dalam air hujan
dan jangan lupa,
bahwa setiap daun-daunku yang berguguran, memberi kehidupan bagimu (bumi) di tanah ini
aku tidak pernah melara,
aku tidak marah atas prahara,
aku tiada hari ini karena esok aku akan ada ...

sebuah komentar untuk [d]emikianlah HIDUP

1 comment:

Anonymous said...

err...errr...rrrr... *clingak clinguk garuk2*