July 01, 2005

cinta = air

"seperti rusa rindu sungaiMu.. jiwaku rindu Engkau..."

rusa adalah salah satu jenis hewan yang selalu diasosiasikan dengan sumber air tawar, karena rusa merupakan hewan yang hidup berkelompok dalam jumlah yang kecil tidak jauh dari mata air. mereka akan selalu mencari mata air yang ada apabila kelompoknya bermigrasi dari tempat ke tempat yang lain.
dalam sepenggal lirik di atas, rusa merindukan sumber air seperti seorang manusia yang rindu akan hadirat Tuhan dalam hidupnya. karena itulah rusa diperlambangkan seperti diatas karena pada dasarnya manusia tidak akan dapat terpisah dari Tuhan sebagai pencipta yang Maha Kuasa, sama seperti rusa yang tidak terpisahkan dari mata air.

seperti halnya cinta, sebuah kata yang masih menjadi tanda tanya bagi banyak orang termasuk aku. ini menjadi salah satu inspirasi dalam hidupku selama ini. cinta dalam banyak literatur menggambarkan hal yang indah atau kejadian yang luar biasa yang dapat saja terjadi pada setiap orang. bahkan cinta seringkali dijadikan alasan bagi seseorang untuk bertahan hidup (survive). jadi cinta juga bisa diibaratkan sebagai air dalam kehidupan kita yang tidak mungkin terpisahkan.
seperti kita ketahui dalam tubuh kita sendiri, sekitar 80%nya merupakan substansi atau perwujudan dari air. tubuh manusia terdiri dari cairan, baik itu plasma darah, urine dan sebagainya. dalam tulang, otot, organ tubuh bagian dalam, dan otak sendiri tetap mengandung cairan. dalam aplikasinya secara umum, air dapat digunakan sebagai bahan pelarut cat dinding, pemadam api, alat transportasi dan masih banyak lagi aplikasinya. jadi bisa kita lihat bagaimana pentingnya air dalam kehidupan sehari-hari.

aku tidak tahu bagaimana seseorang yang lain mengartikan cinta, tetapi bagiku cinta itu seperti air yang aku butuhkan setiap saat dalam hidupku. cinta bisa merupakan pewarna; yang memberi aku keceriaan atau pun kesedihan dalam hidup, juga merupakan pemadam api kemarahan atau kebencian terhadap orang yang lain. bahkan dengan kata lain, sudah merupakan bagian dari kehidupanku. aku hanya bisa bersyukur dan berterima kasih kalau ada cinta yang tumbuh di hatiku. apakah aku akan mendapat balasan atas cinta itu jika aku berikan kepada orang lain? jawabnya hanya "iya" atau "tidak". hanya ada satu hal yang mengajarkan aku untuk tetap mencintai seseorang, yaitu: "memberikan seluruh cintamu kepada seseorang bukanlah jaminan dia akan membalas cintamu. jangan sampai mengharapkan balasan cinta, tunggulah sampai cinta berkembang di hatinya, tetapi jika tidak, berbahagialah karena cinta tumbuh di hatimu."

* revisi dari tulisan lama, April 2001.

No comments: